Monday, May 4, 2020

Etiket makan di negara Eropa

Jika kita berada di luar negeri,pasti kita melihat berbagai kebiasaan mereka yang mungkin kita tidak ketahui.Khususnya kebiasaan makan di luar negeri,seperti negara Inggris atau negara Eropa lainnya.
Bagaimana etika makan di negara Eropa yang benar?

1.Etiket Memasuki Restoran



Saat memasuki restoran,kita bisa menitipkan tas besar atau mantel kepada pelayan di sana.Duduk di tempat yang ditunjukkan adalah suatu tata krama juga karena mejanya mungkin sudah dipesan.Jadi duduk di meja yang ditunjukkan oleh pelayan adalah etiket yang baik.Jika tidak suka dengan mejanya,tanyalah "Bagaimana dengan meja itu?". Dengan begitu,pelayan akan menukar mejanya.Jika kita memiliki tamu utama,mereka harus duduk di kursi yang jauh dengan pintu masuk,kursi yang membelakangi dinding dan kursi dengan pemandangan yang bagus.


2.Tata Krama Dasar Saat Makan



Di berbagai negara Eropa,terdapat beberapa .tata krama dasar saat makan,seperti:
a.saat menunggu makanan,tidak menyentuh wajah atau kepala
   Kita tidak boleh menyentuh wajah atau kepala karena jika menyobek roti dengan menggunakan tangan sehabis menyentuh wajah dan kepala dinilai tidak bersih.

b.Saat makan,tidak boleh mengeluarkan suara-suara apa pun
   Itu dikarenakan jika kita berisik saat makan,maka akan mengganggu kenyamanan mereka dan kita akan malu.

c.Kecepatan menyantap makanan mengikuti kecepatan makan orang sekitar.
  Jika kita makan terburu-buru saat makan di restoran,maka kita dianggap sebagai orang yang kelaparan dan dianggap sebagai orang yang tidak bertata krama.

d.Berpartisipasi dalam percakapan dengan tidak mengeluarkan suara atau tawa keras-keras
   Kita boleh berbicara disaat makan tetapi jangan terlalu keras karena bisa mengganggu kenyamanan dan ketertiban.

3.Posisi Garpu dan Pisau

Garpu di sebelah kiri,pisau di sebelah kanan.Keduanya digunakan berurutan dari yang paling ujung luar hingga ke dalam.Kalau pasta,garpunya di sebelah kanan dan sendok di sebelah kiri.Roti yang ada di sebelah kiri dan air minum yang di sebelah kanan adalah milik sendiri.

4.Cara Menggunakan Serbet

a.Sesaat sebelum makanan datang,kedua kaki harus dirapatkan dan serbet digelar secara halus.
b.Saat meninggalkan tempat sebentar,serbet dilipat dan disampirkan di kursi yang artinya masih akan meneruskan makan.
c.Saat sudah selesai makan,serbet diletakkan di samping piring.
d.Tidak boleh mengelap keringat atau kacamata dengan menggunakan serbet.

5.Urutan Makanan yang Datang



a.Roti
  Roti dapat dimakan dari saat pertama kali makanan datang hingga sebelum makanan penutup datang.Roti yang ada di sebelah kiri adalah milik sendiri.Roti disobek sebesar kira-kira yang bisa dimasukkan ke dalam mulut lalu dioleskan dengan butter atau yang lainnya.

b.Appetizer
   Makanan yang dimakan dengan ringan sebagai tujuan untuk merangsang selera makan.

c.Sup
   Ada sup kaldu yang lebih jernih dan ada cream soup yang lebih kental.Sup diambil dengan sendok dari arah dalam ke luar dan harus hati-hati jangan sampai mengeluarkan suara dan jangan sampai menundukkan badan saat meminum sup.

d.Ikan
   Setelah menghabiskan sisi ikan bian atas,tulang disingkirkan,lalu makanlah sisi bagian bawah.Jika dihidangkan bersamaan dengan lemon,lemon diperas di atas daging ikan terlebih dahulu.

e.Sorbet
   Merupakan hidangan es serut yang diberi sedikit alkohol yang dihidangkan bersama dengan menu ikan-ikanan dan daging.Biasanya dihidangkan dengan tujuan untuk menetralkan rasa sehingga dapat menyantap makanan berikutnya.

f.Menu utama
   Ada pasta,steak,dan risotto.Steak dipotong seiris lalu dimakan dan tidak dipotongi semua dulu karena bisa cepat dingin.
tingkat kematangan steak bisa dipilih sesuai selera:

1. Rare
Kalau steak yang rare biasanya ngak akan cocok deh dengan lidah kita orang Indonesia. Soalnya, daging rare ini hanya matang di bagian luarnya saja. Sekitar 80% bagian dalamnya masih berwarna merah. Nah, tingkat kematangan rare ini yang biasanya paling diminati oleh bule-bule karena mereka menganggap dagingnya super lembut dan juicy.  
Biasanya untuk mendapatkan tingkat kematangan ini, daging di bagian dalam harus berada pada suhu sekitar 48 – 50°C. Kamu bisa cek dengan menggunakan termometer makanan. Oh ya, pastikan mengeceknya ketika daging baru saja dipindahkan dari atas grill pan ke piring ya, jangan ketika di atas sumber panas langsung. Nah, kalau pakai tangan, coba deh dengan tangan kiri, tempelkan jempol kanan dan telunjukmu. Terus, tekan-tekan bagian bawah jempol. Begitulah kira-kira gambaran keempukan daging rare.

2. Medium Rare
Nah kalau medium rare mirip seperti rare. Hanya saja daging yang sudah matang lebih banyak. Kalau dibandingkan dengan rare, sekitar 60% saja daging bagian dalamnya yang masih berwarna merah. Istilahnya steak setengah matang. Kalau bule Prancis biasa makan steak medium rare ini dengan salad.
Dengan termometer makanan, daging bagian dalam medium rare harus bersuhu 55-60°C. Tekstur dagingnya juga juicy dan lembut.

3. Medium
Tingkat kematangan medium inilah yang menjadi standar kelezatan daging steak di berbagai negara. Tekstur daging tentunya sudah tidak se-juicy rare atau medium rare lagi ya.
Daging steak medium punya warna cokelat lebih banyak dan hanya sedikit saja warna pink di dalam, mungkin sekitar 40%. Kalau menurut pecinta steak yang orang asli Indonesia, tingkat kematangan steak ini jadi tingkat paling favorit dan enak untuk menikmati steak. Biasanya daging dalamnya kalau diukur akan bersuhu 60-65°C. Cara mengukurnya coba gabungkan jempol dengan jari manis, tekan bagian bawah jempol.

4. Medium Well
Tingkat medium well biasanya adalah tingkat yang mulai bisa ditolerir di lidah orang Indonesia pada umumnya. Dagingnya sudah hampir matang seluruhnya, tapi masih terasa sedikit juicy. Masih ada sedikit warna pink di dalamnya, sekitar 20%.

5. Well Done
 Tekstur daging tentunya jadi lebih keras dan sudah tidak juicy lagi, karena semua lemak sudah terpanggang habis.
Kalau dari segi penampilan, warna sudah pasti cokelat dan agak kering. Biasanya daging dalam akan bersuhu sekitar 70-90°C. Untuk Mengukurnya, gabungkan jempol dengan kelingking lalu rasakan daging di bawah jempolmu. Begitulah keempukan daging well done terasa.

6.Salad dan Dressing
7.Keju
8.Dessert



sekian